Suasana duka menyelimuti RT 16 RW 04 Desa Bakungtemenggungan pada Minggu siang, 1 Februari 2026. Sekitar pukul 14.30 WIB, sebuah rumah sederhana milik Saudara Priya Imam Suganda mendadak kehilangan atapnya. Bangunan yang telah berusia puluhan tahun itu tak lagi mampu menopang beban waktu, hingga akhirnya roboh dan menyisakan kepiluan bagi pemiliknya.
Peristiwa tersebut sontak mengundang kepedulian warga sekitar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerusakan yang terjadi membuat rumah tersebut tidak lagi layak huni dan menambah beban psikologis bagi keluarga terdampak yang harus menghadapi musibah secara tiba-tiba.
Mendapatkan laporan kejadian tersebut, Pemerintah Desa Bakungtemenggungan yang dikomandoi ABU DAWUD,S.Ars bergerak cepat. Perangkat desa beserta masyarakat segera mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan kondisi warga terdampak serta melakukan langkah penanganan awal. Tanpa menunggu lama, Pemdes Bakungtemenggungan langsung berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sidoarjo.
Respons cepat pun datang. Pada hari ini, BPBD dan BAZNAS Kabupaten Sidoarjo telah menyalurkan sebagian bantuan material langsung ke lokasi kejadian. Bantuan tersebut dipersiapkan untuk proses perbaikan atap rumah agar Saudara Priya Imam Suganda dan keluarganya dapat kembali menempati rumahnya dengan aman dan layak.
Kehadiran Pemdes Bakungtemenggungan bersama BPBD dan BAZNAS di tengah musibah ini menjadi bukti nyata bahwa di balik runtuhnya sebuah atap, masih ada kepedulian dan gotong royong yang kokoh berdiri. Tangis kesedihan perlahan berganti dengan harapan, bahwa rumah yang sempat roboh akan kembali berdiri, dan kehidupan dapat berjalan seperti sedia kala.
Pemerintah Desa Bakungtemenggungan menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat warganya sedang diuji oleh musibah. Sinergi dan kepedulian ini diharapkan menjadi penguat bagi warga terdampak serta wujud nyata pelayanan kepada masyarakat.